Tuesday, 25 September 2018

Lagu Terbaru "Pilihan Terbaikmu" "Prabowo Sandi" | Sang Alang


Lagu Terbaru "Pilihan Terbaikmu" "Prabowo Sandi" | Sang Alang



"Lagu Sang Alang Prabowo Sandi, keren banget. Liriknya patriotik, musiknya cadas, vokalnya gagah," ujar Habiburokhman.

Berikut adalah lirik lagu Prabowo-Sandi dari Sang Alang:

Wahai Rakyat Warga NKRI, sebentar lagi Presiden akan diganti
Dengan jalur sesuai konstitusi, kita butuh perubahan di negeri ini

Kan kembali pada cita-cita bangsamu, mensejahterakan putra-putri pertiwi

Rakyat pemilik sah negeri ini. Kekayaan di laut dan di perut bumi
Harus kita jaga sampai mati, hingga tetes darah tak'kan keluar lagi

Negeri ini harus tetap kita miliki, tergantung pemimpin yang kau pilih nanti

Masa depan bangsa ini terletak di jarimu
Di bilik suara itu kau tentukan pilihan terbaikmu, ye ye ye

Pilihlah Prabowo-Sandi, gagah berwibawa tuk memimpin bangsa ini
Pilihlah pemimpin pintar memberi solusi yang akan slalu menepati janji

Pilihlah Prabowo-Sandi, yang kan membenahi carut marut ekonomi
Membangun martabat bangsa di mata dunia, adil-makmurlah Indonesia jaya

Sunday, 23 September 2018

Mengapa Burung Kiai Ma’ruf ‘Nyungsep’




JAKARTA | duta.co – Ini risiko yang harus dihadapi Cawapres KH Ma’ruf Amin ketika menghadapi publik yang bukan hanya warga nahdliyin. Baru saja digoyang video dangdut Sandriana, kini publik geger dengan pelepasan merpati di acara deklarasi kampanye damai di Monas, Minggu (23/9/2018) di mana burung merpati Kiai Ma’ruf ‘nyungsep’ ke tanah.
Seperti kita saksikan, acara deklarasi kampanye damai diawali peserta pemilu termasuk dua pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membacakan deklarasi kampanye damai dipandu Ketua KPU Arief Budiman.
Terdengar aba-aba, “kita mulai bersama-sama Deklarasi Kampanye Damaiiii”, disusul pelepasan burung merpati sekaligus pembunyian sirine pertanda kampanye damai resmi dideklarasikan. Burung merpati yang dipegang Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi pun dilepas. Ironisnya, merpati Kiai Ma’ruf tak bisa terbang alias nyungsep ke tanah.
Posisi Terbalik
Lebih heboh lagi, nyungsepnya merpati Ma’ruf ini diunggah Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Dalam video berdurasi 9 detik itu, merpati putih itu terjerembab. “Aduh… burungnya pak Yai ga mau terbang. Nyungsep..!!” cuit Ferdinand di akun Twitter @LawanPoLitikJKW.

Video juga diunggah @muaydisco76  dengan caption “Burung merpati Pak Kyai, kok ga mau terbang ?? Semoga hanya karena panitia memilihkan burung yang sedang kurang enak badan.” Hisyam Mochtar‏ @HisyamMochtar pun mengomentari: “Merpati tak pernah ingkar janji.
Komentar @Dendyarafani lain lagi: Itu Isyaraahh…tak ada yg kebetulan.. Selalu Ada hikmah dibalik sebuah peristiwa.. Mudah2an kiyai MA faham..
Jika kita cermati dengan seksama video tersebut, maka, gagal terbang burung Kiai Ma’ruf ini bisa dipahami. Karena burung tersebut dilepas dalam posisi terbalik. Ekornya di depan.
“Ya pasti nyungsep. Di samping sulit mengambil putar haluan karena banyak burung berebut terbang, posisi burung kiai terbalik. Sudah begitu ditambah banyak orang. Ini membuat burung Kiai Ma’ruf stress,” begitu komentar sejumlah wartawan yang turut menyaksikan video tersebut. (zal)

Jokowi-Ma'ruf Nomor 1, Prabowo-Sandi Nomor 2



Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widododan Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 1, sementara pasangan Prabowo Subianto danSandiaga Uno mendapat nomor urut 2 di Pilpres 2019.

Nomor urut capres-cawapres itu didapat berdasarkan hasil undi yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (21/9) malam.

KPU sebelumnya telah menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga sebagai calon presiden-wakil presiden untuk pemilihan umum 2019.


Ketua KPU RI Arief Budiman menyampaikan kedua pasangan kandidat tersebut memenuhi seluruh syarat pencalonan presiden-wakil presiden.

Setelah itu, sejak 14 hingga 16 April 2019 waktunya masa tenang. Pencoblosan akan dilaksanakan pada keesokan harinya, yakni 17 April 2019.Arief menyampaikan berdasarkan kesepaktan cawapres beberapa waktu lalu, untuk paslon yg mendapat nomor urut satu maka akan dituliskan 01 pada bahan sosialsiasi pemilu dan surat suara. Demikian juga dengan nomor urut 2 maka ditulis 02.

Penetapan nomor urut merupakan salah satu tahapan setelah penetapan capres-cawapres.

Setelah tahapan ini, seluruh kandidat akan bersiap memulai kampanye yang dilalsanakan sejak 23 September hingga 13 April 2019.


Masa rekapitulasi suara akan berlangsung sejak 25 April hingga 22 Mei 2019. Sedangkan capres-cawapres terpilih akan dilantik pada 20 Oktober 2019.
Jokowi-Ma'ruf Nomor 1, Prabowo-Sandi Nomor 2
Infografis. (CNN Indonesia/Fajrian).
Jokowi-Ma'ruf menjadi peserta Pilpres dengan dukungan sembilan parpol. Yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Selain itu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Sedangkan Prabowo-Sandi didukung oleh lima parpol. Yakni, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Berkarya, dan Partai Demokrat.

Sebelum menetapkan kedua pasangan capres-cawapres, KPU RI telah memeriksa berbagai berbagai macam dokumen yang menjadi syarat administratif pencalonan presiden-wakil presiden. Selain itu, KPU RI juga melakukan serangkaian tes kesehatan terhadap para kandidat.



Lagu Indonesia Raya, Hanya Jokowi yang Beri Hormat di KPU













Komisi Pemilihan Umum (KPU) memulai sidang pleno pengundian nomor urut pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Acara dimulai sekitar pukul 20.20 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

"Kita memulai acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Para hadirin dipersilahkan untuk berdiri," kata pembawa acara di Gedung KPU Jakarta, Jumat (21/9).

Para calon presiden dan wakil presiden terlihat kompak berdiri. Mereka bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 dalam Pasal 9 termaktub pada waktu Lagu Kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan-kesempatan yang dimaksud dalam peraturan ini, maka orang yang hadir berdiri tegak di tempat masing-masing.
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terlihat berdiri siap dan sikap sempurna. Keduanya menyanyikan lagu dari awal sampai akhir.

Sementara Joko Widodo menjadi satu-satunya orang yang terlihat berdiri dengan sikap hormat. Ia pun terlihat tidak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pasangannya, Ma'ruf Amin berdiri tegak melakukan sikap sempurna.

Ma'ruf terlihat tidak bernyanyi di beberapa bait lagu kebangsaan. Beberapa bagian lagi, Ma'ruf turut bernyanyi mengikuti para hadirin yang hadir.


Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu organisasi memberi hormat dengan cara yang telah ditetapkan untuk organisasi itu. Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan melekatkan tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha, sedang penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala sorban dan kudung atau topi wanita yang dipakai menurut agama atau adat-kebiasaan.